Dunia Bisnis, AWI Ciptakan Bisnis dari Angklung

Ema Nur Arifah – detikBandung
Bandung – Pecinta kesenian angklung tidak hanya datang di dalam negeri. Terbukti dengan tercatatnya 1.000 lebih anggota Angklung Web Institute (AWI) yang datang dari berbagai negara.
Budi Supardiman, pimpinan AWI memaparkan, AWI berdiri tahun 2003 dalam bentuk web yakni www.angklung-web-institute.com. Berdirinya situs ini dilatarbelakangi keinginan untuk mengembangkan musik angklung.
“Anggota kita 1.000 lebih dari berbagai negara. Misalnya grup angklung orang Indonesia di sebuah negara, bahkan ada juga grup angklung yang anggotanya warga Jerman semua,” tutur Budi usai konser angklung ‘Crossing Borders’ di Balai Sartika, Jumat (6/11/2009) malam.
Namun tidak hanya bergerak dalam pelestarian seni, melalui situs ini Budi menuturkan AWI ingin menciptakan bisnis. Ada tiga tahapan yakni konten berupa artikel tentang angklung dan partitur-partitur angklung kemudian ada komunikasi dengan anggota dan ketiga e-commerce yang berujung pada dunia bisnis.
Bisnis dalam hal ini bisa tertuju pada kursus angklung, tawaran bermain angklung, hingga pemesanan angklung. “Pelatih kita bahkan dipanggil untuk melatih angklung di Singapura,” ujar Budi. Read more »

